Cara budidaya tanaman Kapulaga Untuk Pemula

Cara budidaya tanaman Kapulaga – Tanaman kapulaga adalah salah satu tanaman yang dimanfaatkan masyarakat untuk bahan obat tradisional tanpa efek samping. Selain itu bisa juga di manfaatkan untuk minyak atsiri, sebagai bahan pengharum makanan misalnya.

Cara budidaya tanaman Kapulaga Untuk Pemula
Cara budidaya tanaman Kapulaga Untuk Pemula

Cara budidaya tanaman Kapulaga

Nilai jual kapulaga sangat tinggi apalagi ketika kondisi sudah kering, jadi bisa di budidaya kapulaga  oleh masyarakat, apalagi kapulaga bisa tumbuh dengan cara tumpang sari.

Pengolahan lahan

  • Siapkan lahan untuk menanam tanaman kapulaga. Hidupnya tidak membutuhkan sinar matahari sepenuhnya. Jadi sangat membutuhkan naungan untuk melindunginya dari sinar matahari. Lebih baik juga tanaman ini di tanam dengan sistem tumpang sari atau tumpang sela dengan tanaman perkebunan misalnya.
  • Tekstur tanah harus gembur. Maka cangkul atau bajak tanah sedalam 30 atau 40 cm.
  • Jika pH tanah berada di bawah 5,6 maka taburi dengan dolomit atau kapur pertanian.
  • Buatlah lubang berjarak 1 x 1,5 meter atau 1 x 2 meter.
  • Taburkan pupuk kandang atau kompos pada lubang tanam dan aduk dengan tanah secara merata.

Persiapan bibit

Pembibitan kapulaga dapat dilakukan dengan 3 cara :

  • Dengan biji
  • Buah harus sudah cukup tua
  • Biji harus di semai dahulu
  • Bibit baru bisa di tanam pada lahan ketika tinggi sudah mencapai 40 – 50 cm
  • Dengan anakan / tunas
  • Pilih tunas yang sehat dan tumbuhnya baik
  • Tunas harus memiliki tinggi kurang dari 50 cm
  • Dengan akar / rhizoma
  • Pilih akar tanaman yang umurnya tidak terlalu tua ataupun muda
  • Harus dari tanaman yang sehat

Penanaman bibit

  • Sebaiknya penanaman di lakukan pada awal musim hujan
  • Masukkan 2 bibit per lubang tanam
  • Padatkan tanah sekitar bibit agar tanaman kokoh

Pemeliharaan

  • Penyulaman

Penyulaman dapat di lakukan kapan saja, tapi yang pasti ketika da tanaman tidak tumbuh normal, bagaimana mestinya. Ganti tanaman tidak normal tersebut dengan bibit yang baik dan bagus.

  • Penyiangan

Penyiangan perlu di lakukan secara ketat, karena bisa jadi gulma tumbuh secara liar di sekeliling tanaman kapulaga mengingat tempat tumbuh kapulaga tidak terpapar sinar matahari.

Jadi lakukan pembersihan segera jika di temukan gulma atau tanaman lain yang tumbuh di sekitar tanaman kapulaga, karena akan mengganggu si kapulaga untuk memperoleh nutrisi pertumbuhan.

  • Penggemburan

Penggemburan pada sekitar tanaman kapulaga haruslah di lakukan, karena untuk memicu tumbuhnya akar dan buah banyak. Penggemburan tanah ini bisa di lakukan setiap 3 – 4 bulan sekali.

  • Pemupukan

Pemupukan pertama atau dasar sudah di lakukan pada awal tanam di lubang tanam. Untuk pupuk lanjutannya bisa di letakkan di sekeliling tanaman kapulaga setiap 4 – 6 bulan sekali atau tergantung dengan tingkat kesuburan tanah taman kapulaga. Pemupukan bisa menggunakan pupuk kompos.

  • Pemotongan daun kering

Tanaman kapulaga hidup dalam waktu lama, jadi perlu di rawat secara khusus. Salah satunya adalah pemotongan pada daun yang sudah kering, hal ini bertujuan agar penyerbukan bunga tidak teganggu.

  • Pemotongan batang

Pemotongan batang di lakukan pada batang yang sudah menua atau berubah warna menjadi kuning. Hal ini bertujuan agar batang baru bisa tumbuh dengan baik.

Pemanenan

  • Kapulaga bisa tumbuh hingga umur 10 – 15 tahun.
  • Buah pada tanaman kapulaga bisa panen setiap 3 tahun sekali.
  • Pemanenan di lakukan secara bertahap, setiap 1 Minggu sekali atau 10 hari sekali tergantung kematangan buah.

Baca Juga : Budidaya Singkat Tanaman Kapulaga Secara Organik

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *